Ketika Lembur Aku Sendirian Di Kantor Bersama Bosku Yang Genit Ena Koume Indo18 Top Link
Dia meraih laptopku dan menutupnya pelan. Lalu tangannya berpindah ke punggung kursiku, sementara tangan satunya... menyentuh ujung rambutku yang tersampir di bahu.
Malam itu, setelah menyiapkan presentasi akhir, Bapak Enas menutup laptopnya dan berkata, “Kerja kerasmu malam ini luar biasa. Terima kasih sudah tetap semangat.” Kata-kata itu terasa hangat, namun tetap berada dalam konteks profesional. Saya mengangguk, tersenyum, dan mengucapkan terima kasih kembali. Dia meraih laptopku dan menutupnya pelan
Pak Andi mengangkat satu alis, seolah menantang. “Mungkin ada cara lain yang lebih… menyenangkan,” ujarnya, suaranya menurunkan menjadi lebih dalam. Ia mengulurkan tangan, menyentuh lembut bahu ku, menggeser rambutku yang terlepas. Sentuhan itu menimbulkan percikan sensasi yang menghangatkan kulit. Malam itu, setelah menyiapkan presentasi akhir, Bapak Enas
"Belum sempat, Pak— eh, Andre."
Ena berusaha menggeser kursinya sedikit. "Ini sudah tanggung jawab saya, Pak. Kalau sudah selesai, saya izin langsung pulang." Pak Andi mengangkat satu alis, seolah menantang